Kabar Terkini Soal “Crane” Jatuh di Masjidil Haram, 7 Jamaah Haji Indonesia Meninggal Dunia

Kabar Terkini Soal Crane  Jatuh di Masjidil Haram 7 Jamaah Haji Indonesia Meninggal Dunia

 

BeritaMuslim.com –  Kabar duka datang dari Makkah, Arab Saudi, tepatnya dari masjid terbesar di negara tersebut Masjidil Haram. Tempat di mana para jamaah haji dari seluruh dunia berkumpul tersebut telah terjadi sebuah tragedi yang memilukan pada Jumat sore (11/9) lalu sekitar pukul 17.10 waktu setempat.

Sebuah “crane” atau alat berat yang biasanya digunakan untuk melakukan pembangunan telah terjatuh dan menimpa masjid yang dipenuhi dengan jamaah yang tengah beribadah tersebut. Alhasil, banyak jamaah haji yang menjadi korban atas tregedi jatuhnya crane tersebut. beberapa mengalami luka luka yang cukup serius, bahkan beberapa korban kecelakaan sampai meninggal dunia.

Hingga saat ini, jumlah korban tewas atau pun luka luka akibat tregedi yang menimpa umat muslim tersebut belum begitu jelas, sebab beberapa media mainstream yang telah menurunkan berita terkait tragedi tersebut mengabarkan jumlah yang berbeda beda terkait jumlah korban. Hal ini memang bukan atas kesengajaan media tersebut, namun memang kondisi para korban yang belum benar benar dapat diidentifikasi baik jumlah dan asal kewarganegaraannya.

Jatuhnya crane tersebut diduga akibat dari adanya angin besar saat tengah hujan deras yang mengguyur kawasan Masjidil Haram. Keberadaan crane tersebut di sekitar Masjidil Haram juga dikarenakan pemerintah setempat tengah melakukan proses pelebaran Masjidil Haram. Diperkirakan masjid tersebut akan diluaskan lagi hingga menjadi 400 ribu meter persegi, sehingga nantinya dapat menampung jamaah dalam jumlah yang lebih banyak.

Menurut beberapa informasi, saat ini Masjidil Haram baru mampu menampung sekitar 800 ribu jamaah saja setiap tahunnya, namun kelak saat masjid telah selesai diperlebar, masjid tersebut diperkirakan akan mampu menampung sekitar 2,2 juta jamaah haji setiap tahunnya.

Menurut informasi yang dihimpun dari kompas.com, hingga Minggu 13 September 2015 pukul 11.48 WIB dari jumlah korban asal Indonesia bertambah menjadi 48 orang, dan 7 diantaranya telah meninggal dunia. Hal tersebut sebagaimana informasi dari Humas Kementerian Agama RI Rosyidin. Sedangkan korban yang lainnya kini tengah di rawat di rumah sakit di sana.