Protes BPJS Haram, Pakar Hukum Islam: Mereka Harus Banyak Belajar Kepada Ulama

BeritaMuslim.com – Keputusan hasil sidang pleno Ijtima’ Ulama Komisi Fatwa Se-Indonesia ke 5 yang digelar di Tegal beberapa waktu lalu ternayata masih menimbulkan beragam pro dan kontra di dalam masyarakat. Hal tersebut lantaran dari hasil sidang tersebut Majlis Ulama Indonesia (MUI) memberikan pernyataan bahwa salah satu program yang tengah dijalankan oleh pemerintah dinilai sebagai sesuatu yang berhukum haram.

Program tersebut adalah Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Keputusan tersebut tidak dibuat tanpa pemikiran yang panjang, namun pihak Majlis Ulama Indonesia telah melakukan berbagai macam kajian berdasarkan Al Quran dan Sunnah sebagaimana yang dituntunkan dalam Agama Islam. Meskipun demikian, masih banyak masyarakat yang belum bisa menerima keputusan ini begitu saja. Termasuk para selebritis tanah air.

Dari beragam pernyataan yang dikeluarkan oleh pihak masyarakat, termasuk para selebritis tersebut, akhirnya memicu salah satu Pakar Hukum Islam Dr Zein An-Najjah untuk melakukan kritik yang amat keras terhadap pernyataan dari beberapa selebritis yang menyatakan protes terhadap fatwa yang telah diputuskan oleh MUI.

Menurut Dr Zein sebagaimana dikutip dari hidayatullah.com, jika memang yang memberikan kritik terhadap keputusan MUI tersebut adalah seorang non muslim masih dapat dimaklumi, karena mereka memang begitu. Akan tetapi, jika mereka adalah seorang muslim maka dapat dipastikan bahwa dia adalah orang yang tidak terlalu paham dengan agama.

“Kalau dia itu non muslim memang begitu sifatnya, jadi nggak perlu dibicarakan lagi orang begitu. Itu nanti ada penjelasannya sendiri,” ujar Dr Zein, Minggu (2/8/2015) seperti yang dilansir dari hidayatullah.com. Dr Zein juga menambahkan bahwa orang muslim yang masih mengkritik keputusan MUI merupakan orang yang tidak tahu kedudukan para ulama.

Sebab, menurut Dr Zein seorang ulama yang hendak menghalalkan ataupun mengharamkan sesuatu tidak dilakukan secara asal begitu saja sesuai dengan keinginan, namun mereka—para ulama—telah melakukan berbagai kajian yang didasarkan pada Al Quran dan Sunnah.Akhirnya, Dr Zein pun berharap jika orang orang yang mengkritik keputusan MUI bukan orang islam maka sebaiknya didoakan saja supaya masuk islam, namun jika ia adalah seorang islam maka sebaiknya didoakan supaya cepat bertaubat dan mulai banyak belajar agama kepada para ulama.