Sucikan Jiwa, Bayarlah Zakat dari Segala Harta yang Anda Miliki

BeritaMuslim.com – Setiap dari rezeki yang diberikan Allah kepada umatNya terdapat sebagian yang harus disisihkan untuk membayar zakat. Hal ini hukumnya adalah wajib, sebab dengan membayar zakat berarti seseorang telah menyucikan harta benda dari rezeki yang diterimanya. Dalam firman Allah QS. Asy-Syam Ayat 9 disebutkan bahwa “Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu.”

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa jika seseorang ingin memiliki jiwa yang suci sesuai dengan perintah Allah maka ia harus membayarkan zakat dari segala nilai harta benda yang dimiliki. Hal tersebut bisa dilakukan kapan saja, berbeda dengan zakat fitrah yang hanya diwajibkan saat menjelang hari raya Iedul Fitri saja.

Zakat penghasilan atau zakat harta benda atau zakat mal ini memang diwajibkan kepada setiap umat muslim yang sedang mendapatkan rezeki dari Allah, seberapa besar pun jumlahnya. Untuk setiap harta benda yang dimiliki, setiap muslim wajib mengeluarkan 2,5 persennya untuk membayar zakat, dan tentu saja dengan cara cara sesui yang telah diperintahkan Allah.

Golongan Golongan yang Berhak Menerima Zakat

Orang orang yang berhak menerima zakat pun tidak sembarangan. Sehingga, zakat memang berbeda dengan infaq atau sedekah, meskipun semuanya sama sama mengeluarkan harta untuk membantu sesama. Namun, untuk urusan zakat, para penerimanya telah ditentukan Allah di dalam Al Qur’an, lewat salah satu firmanNya di dalam QS. At-Taubah Ayat 60 yang artinya sebagai berikut,

“Sesungguhnya sedekah sedekah (zakat zakat) itu hanyalah untuk orang orang fakir, orang orang miskin, pengurus pengurus zakat, para mualaf yang dibujuk hatinya, untuk memerdekakan budak, orang orang yang berhutang, untuk jalan Allah, dan orang orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”

Dari ayat di atas, jelas bahwa ada delapan golongan yang berhak menerima zakat. Maka dari itu, diluar ke delapan golongan (asnaf) tersebut bukanlah termasuk orang orang yang berhak menerima zakat. Maka dari itu, jika Anda hendak mengeluarkan zakat, maka sebaiknya anda membayarkannya lewat pengurus pengurus zakat supaya penyalurannya tepat sasaran, dan insyaAllah menjadi keberkahan bagi Anda.